Penemuan Senyawa Jiwa

Posted by in eksperimen senyawa jiwa

Bayangkan mengapa sebuah jiwa terkadang bertolak belakang dengan hati
Demikian antara tubuh, hati dan jiwa sewaktu-waktu takkan pernah sunyi
Layaknya sebuah pertempuran antara barat melawan timur
Seperti perpecahan yang terus berseteru antara utara dan selatan

Tubuh, Hati dan jiwa sering memendam rindu
seharusnya mereka selalu bersatu..
namun para pengganggu dunia tidak pernah setuju
menarik dan melepas semua yang ada menjadi pilu

ada kalanya diri membutuhkan ruang- ruang sunyi
terjauh dari bisikan dan rayuan hidup yang tersinggahi
terjauh dari perkembangan zaman yang mendekap duniawi
sehingga kita sudah lepas dari beban manusiawi

bayangkan jiwa kita lepas dan terbang mendekati lapis terluar bumi
hanya suara alam yang terdengar muncul sesekali diantara sepi
semua terlihat indah ketika kita melihat dari jauh yang bertepi
apapun yang ada ternyata begitu kecil, lebih kecil dari butiran padi

bayangkan jiwa kita mengecil, lebih kecil mendekati lapis terdalam atom yang tak tersingkapi
memasuki dalamnya benda ber wujud yang sudah tak terlihat dari apa yang terimajinasi
semua terlihat indah ketika jiwa-jiwa yang membawanya tertap tenang penuh inspirasi
apapun yang kecil ternyata begitu kaya, sangat kaya jauh dari kecilnya ketakutan yang selalui menghantui

dengan kesunyian, kita temukan sifat duniawi
yang terlihat besar dan kuat akan berubah menjadi kecil
dengan kesunyian, kita temukan sifat duniawi
yang terlihat kecil dan lemah akan berubah menjadi besar

kesunyian itu muncul karena kehampaan
yang ada memunculkan sisi manusiawi yang selalu membutuhkan sandaran dan pegangan
kesunyian itu muncul karena kekosongan
yang ada memunculkan sisi manusiwi yang selalu mencari sesuatu yang lebih kuat

apapun yang terjadi saat ini adalah sebuah rencana,
yang seharusnya dapat kita siapkan lebih teliti
apapun yang terjadi saat ini adalah sebuah jalan yang ada,
yang seharusnya dapat kita telusuri

ku temukan masa depanku yang aku ketahui adalah
berjalan pada jalan-jalan yang telah tertandai
ku temukan keyakinan imanku untuk memastikan
segala ketidaktahuanku yang terbatas sebagai makhluk insani

semua tanda-tanda dan kejadian-kejadian adalah tanda, tanda-tanda tershahih adalah lantunan ayat-ayat
molekul- molekul yang terhimpit membentuk lapisan dalam senyawa menjadi penanda
sebagai penemuan hidup yang membutuhkan iman yang tertanam sepanjang hayat
memikul beban yang menyempit adalah bentuk lapisan cair dari iman jiwa yang kering melanda

jiwa sukma memandangi diri yang telah seimbang adalah
ketika sadar bahwa diri ini begitu kecil,
dan ketika tersadar bahwa dalam diri yang kecil tersimpan jiwa yang besar
besar untuk mengakui kebesaran pencipta

penemuan ini tak mungkin terbagi
jika jiwa individu telah menemukan
tidak berarti jiwa itu dapat menyebarkan penemuan
seperti malaikat dan nabi yang dapat menyampaikan

jiwa hanya mampu memeluk tubuh-tubuh yang dingin
dengan doa-doa, jiwanya berharap penemuan ini tertemukan
oleh mereka yang mendambakan indahnya jiwa yang termiliki
tersadar dan dijumpakan.